Gunung Sampah Semakin Tinggi, Cara Menanggulangi Penumpukan Sampah

Cara Menanggulangi Penumpukan Sampah




Karya: Fina Fadillah

       Indonesia merupakan negara darurat sampah. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) 2021, Limbah plastik di Indonesia mencapai 66 juta ton per tahun. Kemudian Indonesia dijuluki sebagai negara penghasil sampah plastik laut terbesar ke dua di dunia berdassarkan penelitian yang dilakukan oleh Jambeck pada tahun 2018.

       Penyebab utama penumpukan dan peningkatan jumlah sampah adalah perilaku manusia yang tidak mencintai lingkungannya seperti membuang sampah sembarangan. Selain itu banyak masyarakat yang belum mengenal cara pengelolaan sampah yang baik dan benar. Sehingga banyak sampah yang berada dimana-mana termasuk laut. Banyak binatang yang mati dikarenakan sampah. Ada yang terjerat sampah, tertelan sampah maupun yang lainnya.

         Sebagai warga negara Indonesia, kita harus mencintai tanah air kita dengan melakukan beberapa teknik dalam mengelola sampah. Sehingga jumlah sampah yang berada di Indonesia akan mengurang dan tentunya lingkungan kita menjadi bersih dan asri. 

        Berikut merupakan cara mengelola sampah yang baik dan benar.

Memisahkan sampah sesuai jenisnya

       Pisahkanlah sampah berdasarkan jenisnya. Sehingga lebih praktis, mengingat sampah organik mudah busuk dan apabila bercampur dengan sampah anorganik akan merepotkan, berujung pada bau tidak sedap dalam rumah.

Reduce, Reuse, ecycle

    Membudayakan gaya hidup Reduce, Reuse and Recycle (3R).  Reduce  yaitu mengurangi penggunaan barang-barang yang berpotensi menjadi sampah anorganik. Reuse yaitu memanfaatkan sampah atau barang yang sudah tidak terpakai dengan menggunakannya kembali untuk keperluan lainnya. Recycle adalah mendaur ulang sampah untuk membuat suatu produk. Seperti mengolah bungkus kopi menjadi tas yang memiliki nilai jual.

Mengubah sampah organik menjadi pupuk kompos

    Cara mengolah sampah rumah tangga berbahan organik yang paling ramah lingkungan adalah menjadikannya kompos untuk berkebun. sisa-sisa bahan organik yang telah mengalami pelapukan, bentuknya berubah (menjadi seperti tanah), tidak berbau, dan mengandung unsur yang dibutuhkan tanaman.


Semoga Membantu:)





                    

Komentar

Postingan populer dari blog ini

𝑹𝒆𝒔𝒖𝒎𝒆 𝑨𝒓𝒕𝒊𝒌𝒆𝒍

𝑺𝒆𝒓𝒊𝒆𝒔 𝑰𝒏𝒅𝒐𝒏𝒆𝒔𝒊𝒂